Dikutip dari id.wikipedia.org Anjing
merupakan hewan sosial sama seperti halnya manusia. Kedekatan pola
perilaku anjing dengan manusia menjadikan anjing bisa dilatih, diajak bermain,
tinggal bersama manusia, dan diajak bersosialisasi dengan manusia dan anjing
yang lain. Anjing memiliki posisi unik dalam hubungan antar spesies. Kesetiaan
dan pengabdian yang ditunjukkan anjing sangat mirip dengan konsep manusia
tentang cinta dan persahabatan. Walaupun sudah merupakan naluri alami
anjing sebagai hewan kelompok, pemilik anjing sangat menghargai kesetiaan dan
pengabdian anjing dan menganggapnya sebagai anggota keluarga sendiri.
Anjing kesayangan bahkan sering diberi nama keluarga yang sama seperti nama
pemiliknya. Sebaliknya, anjing menganggap manusia sebagai anggota kelompoknya.
Anjing hanya sedikit membedakan kedudukan sang pemilik dengan rekan anjing yang
masih satu kelompok, dan bahkan sering tidak membedakannya sama sekali. Bahkan
terjadi, ketika kawanan penjahat menyerah, anjing kawanan tersebut yang
sebelumnya menggonggongi para petugas ikut menyerah dengan ikut berbaring
telentang di samping majikannya sambil memperlihatkan perutnya, hal ini dalam
dunia anjing dianggap sebagai tanda menyerah, karena perutnya yang lunak tidak
dilindungi, tetapi justru diperlihatkan.
Namun dalam hal ini suara anjing juga bisa diartikan lohh.
Dibawah ini ada
beberapa arti dari suara anjing:
- Mengaing adalah suara dengan nada tinggi yang biasanya disuarakan dengan mulut tertutup. Mengaing bisa berarti anjing menginginkan sesuatu, misalnya makanan, ingin pergi keluar untuk pee/poop, ingin dilepaskan tali pengikatnya, atau hanya ingin minta perhatian. Jika mendesak, biasanya anjing akan menambahkan gonggongan di sela-sela dia mengaing
- Bersuara seperti manusia. Beberapa anjing mengamati suara manusia di sekitar mereka dan mungkin mencoba untuk menirunya, bahkan ada yang memang dilatih untuk bisa melakukannya. Hal ini lebih terlihat, anjing menunjukkannya bukan karena mereka ingin berkomunikasi dengan manusia.
- Merengek atau rintihan bisa menunjukkan anjing sedang kesakitan, mencari perhatian pemiliknya, disiksa secara fisik atau merasa diabaikan. Bahkan bisa juga menandakan kegembiraan, misalnya anjing ditinggal sendirian di rumah seharian dan kemudian menemukan pemiliknya pulang ke rumah. Saat anjing merengek seringkali ekornya akan turun dan bersembunyi dibalik kedua kakinya. Rengekan anjing biasanya sering disertai dengan menjilati, melompat dan menggonggong. Suara yang muncul dari rengekan berbeda dengan gonggongan, biasanya lebih lembut, lebih tinggi lengkingannya dan volume yang lebih rendah.
- Lolongan, bisa berarti sebagai bentuk komunikasi jarak jauh dengan anjing lain atau pemiliknya. Lolongan bisa digunakan juga untuk menjaga agar orang asing pergi, atau memanggil pemilik rumah untuk keluar. Loongan juga bisa berarti anjing sedang cemas karena ditinggal sendirian oleh pemiliknya.
- Menggeram, bisa berarti anjing sedang agresif/ingin bermain/tidak suka dengan tindakan yang mungkin akan terjadi padanya, seperti ada yang ingin menyentuh atau menggendongnya.

No comments:
Post a Comment